Aleeka · Amma · Belajar lagi

Game level 1, #day5

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Postingan kali ini agak telat ngumpulnya, karena baru terbangun setelah jam menunjukkan pkl. 01 dini hari. Sepagi tadi tidak sempat berinteraksi dengan Aleeka, karena saya harus pergi ke Bandung agak pagi, dan dia belum bangun. Tadi sampai di rumah pun sudah pkl. 21.30an, yang untungnya anak kucil belum tidur. Baru menuju tidur, sambil nonton Ayat-Ayat Adinda tadi di Trans7.

Untuk menebus seharian tidak ketemu dan komunikasi, saya ngeloni sampai tertidur, nah masalahnya yang tidur bukan cuma Aleeka tapi saya juga toh? Begitulah.

Tadi sebelum tidur, saya coba sempatkan bertanya seputar kegiatan dia hari ini apa saja. Oh iya, catatan buat saya untuk bertanya hal seperti ini, saya masih lupa untuk menerapkan kalimat observasi. Pertanyaan saya masih tidak produktif, yaitu bertanya kegiatan apa yang dia lakukan hari ini? Harusnya diubah ya pertanyaannya. Yang ini saya mau coba latih lebih banyak de, sepertinya tepat diterapkan di minggu ini, pas momennya.

Mungkin hasil dari pertanyaan saya yang seperti itu, atau mungkin juga ditambah sudah mulai ngantuk, atau mungkin lagi fokus liat Adinda yang sedang nangis di TV? Dia hanya menjawab sekedarnya, bermain dengan sepupunya. Dari situ saya coba bertanya lagi, tapi tidak seperti biasa dia bercerita, kali ini jawabannya hanya sepotong-sepotong. OKlah no problem.

Sambil ikutan nonton, dan ada adegan Adinda yang sedang menangis, Aleeka bertanya, “ada yang meninggal ya mi?” Hohoho.. sudah beberapa waktu ini dia mengkonotasikan menangis dengan ada yang meninggal. Begitupun kalau ada pengumuman di masjid, apapun pengumumannya, spontan dia akan bilang, “temen Ammi ada yang meninggal ya mi?”

Saya coba jelaskan kondisi Adinda menangis di situ, bukan karena ada yang meninggal, tapi karena tidak boleh ikutan lomba baca Quran sama papanya. “Ga ada yang meninggal ya mi?” hehe.. kekeuh loh ini anak ya.

Kalau masalah nangis dan meninggal, waktu itu pernah liat satu adegan di Kisah Nyata (ini kebetulan nontonnya barengan Amminya nih), nah klo ga salah temanya tentang Tsunami Aceh. Disitu dia lihat ada rekaman Ibu menangis, dan bertanya, “kenapa?”. Saya yang sempat menjawab, keluarganya meninggal karena kena banjir, disitu juga pas ada adegan air yang semakin lama semakin tinggi dengan arus yang deras. Itu saya ceritakan juga kondisinya. Nah, sepertinya dari situ dia mengkonotasikan menangis dengan meninggal.

Nah, kalo tentang pengumuman di masjid. Saat itu memang ada pengumuman tentang ada yang meninggal, yang ternyata orang tua dari teman saya. Pas dia bertanya, saya menjawab bahwa orang tua teman Amminya yang meninggal dan diumumkan. Sudahlah dia mengkonotasikan semua pengumuman pasti temannya Ammi. Hehehe…

Nah, dari beberapa pengalaman, saya mulai berhati-hati menjawab pertanyaan seperti ini, takut kalo pas lagi ditanya dan kita jawabnya ngasal, nah yang ngasal itu yang diingat.

For my communication assignment today, think i found out other point to be practiced. Well, mom’s not always perfect, rite?

-Ammi

2359365-Bob-Marley-Quote-Tell-the-children-the-truth

dari sini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s