Amma · feeling me softly

Sad news di akhir minggu

Inget ga posting-an aku tentang pre-Reunian esDe ini? Baru bulan Maret lalu yah. Hari itu sebelum acara ngumpul-ngumpul, ada satu temen cewe ku yang siangnya abis konsul ke bidan untuk memastikan kalo dia hamil. Dan bener aja! Alhamdulillah, bidan bilang kehamilannya sudah jalan 5 minggu. I was so excited to hear that! knapa? Karena dia juga menunggu lebih dari satu tahun sebelum dipercaya Allah untuk hamil di bulan itu.

Kayaknya melihat dia, denger kabarnya yang sudah hamil, rasa bahagia yang dia rasain, itu juga aku rasain, berasa bercermin 🙂 Makanya saat denger kabar di bbm, dan ketemu langsung orangnya, aku berdoa agar proses kehamilan lancar sampai dengan kelahiran nanti. Sudah sampe kepikiran, mau beli kado2 buat new baby born banyakan, secara yang hamil dan rencana melahirkan tahun ini ada satu, dua, tiga.. eemm.. banyak 😀 siapa tau klo beli langsung banyak bisa dapet diskon hehehe..

Akhir minggu yang lalu, dapat kabar yang mengejutkan dari sang teman. Bahwa dia sedang otw ke rumah sakit. Bukan untuk memeriksakan kandungannya, tapi karena dia harus merelakan sang calon baby untuk dikeluarkan. Kaget denger kabarnya, ko bisa? dan minta dia untuk cerita dari awal mula sampai kenapa vonis itu harus dilakukan, lewat bbm. Menurut dia, tindakan kuret harus dilakukan karena sang calon baby tidak berkembang. Hal ini diketahui pas siang sebelumnya saat kunjungan rutin ke bidan. Hiks, sedih dengernya, tapi apa hendak dikata, mau ga mau.

Yang bisa kulakukan hanya membesarkan hatinya, berkata kalo Allah pasti punya rencana lain dan terbaik untuk dia. Allah tau yang terbaik, untuknya, dan semoga yang terjadi sekarang bisa jadi pembelajaran untuk kehamilan kedua nanti.

iluvislam

Akhirnya jadi menebak-nebak, apa yang bakal aku rasain kalo hal ini terjadi sama aku, saat sedang senang-senangnya berangan-angan membesarkan calon kehidupan dalam kandungan, tetapi harus diakhiri, hmm.. mungkin bukan harus diakhiri. Tetapi mendapatkan kenyataan bahwa Allah masih belum mempercayakan, walo kita sudah berusaha sebaiknya untuk menjaga. Ya Allah, sedih yah, dan juga merasa bersalah. Saat ini, peran suami besar banget nih, meyakinkan istri bahwa semua akan baik-baik saja, dan meyakinkan bahwa Allah pasti akan memberikan gantinya, yang lebih baik *titip pesen buat Appa Khinonk nih.

doodle quoteimage dari sini nih

Tapi demi kesedihan dan rasa bersalah itu, apakah akhirnya aku takut untuk hamil? Apakah semua wanita di dunia ini takut hamil? Ya gaklah yaaaa… Jadi suatu hal yang menantang, bukan artinya jadi sombong yah. Tapi lebih karena sangat berharganya, maka penjagaannya pun harus super ekstra hati-hati dan sebaik-baiknya. Mulai dari persiapan, hari ke hari, bulan ke bulan, berusaha dan berdoa semoga calon baby mendapatkan semua hal yang terbaik dari ibunya. Makanya, melihat akhirnya sang baby lahir ke dunia tuh suatu hal yang ‘amaaazzinnngg!!” *katanya Tukul.

Itulah salah satu nikmat Allah yang diberikan ke semua wanita, kesempatan untuk merasakan kehamilan, kelahiran, menyusui, heemm.. Insya Allah aku akan dapat gilirannya, dengan tidak berhenti berusaha dan berdoa. Amiiinn..

-Amma-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s